Bangkit Dari Stroke

 Bismillah. Alhamdulillah.

Menderita Sroke
Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi bagaimana saya bangkit dari stroke. Beberapa bulan yang lalu saya menderita penyakit stroke, awalnya yang dirasakan adalah dan muah muntah seperti orang mabuk perjalanan, kemudian tangan dan kaki kehilangan tenaga jadi lemes kalau digunakan untuk bergerak kaki tidak mampu menyangga tubuh dan kemudian saat itu tengah malam saya benar-benar muntah. kemudian Pagi harinya saya dibawa ke rumah sakit opname di rumah sakit selama satu minggu. pada saat masuk di rumah sakit, saya masih bisa jalan ke kamar mandi dengan diantar oleh istri tercinta, namun perkembangan selanjutnya di rumah sakit Kondisi saya bukan membaik tapi bahkan selalu menurun sampai akhirnya pada saat saya pulang dari rumah sakit saya dalam kondisi tangan dan kaki sulit bergerak jari-jari tangan bisa bergerak kecuali jari telunjuk yang bisa bergerak sedikit sedangkan jari-jari yang lain berhenti total, lemes.
Akhirnya saya pulang sampai di rumah dipesan oleh teman-teman yang pada berkunjung untuk minum herbal dan vitamin juga ada yang menyarankan untuk banyak berlatih dan dia bilang bahwa yang terbaik untuk stroke adalah semangat untuk sembuh rajin berlatih.

Mulai latihan dari stroke
Alhamdulillah nasehat itu saya ambil dan saya mulai dengan latihan-latihan saya saat itu berbagai terapi dan herbal konsumsi dengan tujuan agar saya bisa cepat sembuh pakan herbal yang mahal juga saya herbal dari Cina namanya angkung tetapi yang saya rasakan semuanya Sama saja sedikit demi sedikit mungkin inilah karunia yang diberikan Allah kepada saya untuk bisa sembuh dengan cara sedikit demi sedikit.
awalnya jari telunjuk saja yang bisa bergerak itu saya latih terus untuk menggerakkan jari telunjuk dengan cara Tarik nafas yang banyak kemudian saat kita menarik nafas itu sambil menggerakkan jari yang kita latih itu hasilnya jari memang lebih bergerak lebih baik ketika kita katanya sambil Tarik nafas teorinya karena dengan Tarik nafas itu suplai oksigen yang masuk ke otak akan lebih banyak sehingga otak kita lebih siap menggerakkan yang kita suruh bergerak jari telunjuk. Hari ini saya bisa gerakan jari telunjuk maka hari berikutnya saya coba gerakkan jari-jari yang lain dan Alhamdulillah satu persatu jari mulai bergerak-gerak sedikit satu persatu tidak bisa langsung semua seri berikutnya yang mulai bergerak adalah jari jempol Alhamdulillah jempolnya mulai gerak sedikit hari berikutnya lagi jari tengah kemudian diikuti dengan jari Manis dan jari kelingking.
awalnya gerakan jari-jari itu lemah tidak bisa kuat tetapi terus dilakukan setiap hari menggerak-gerakkan nya terus alamat gerakannya menjadi semakin mantap semakin kuat. pada awal stroke dulu saya mengira bawa dengan minum obat ini atau herbal itu maka kemudian akan sembuh terus bisa bergerak normal ternyata terjadi tidaklah demikian yang saya rasakan dari stroke Seperti yang saya alami ini adalah dengan tumbuh satu persatu berlatih bertahap terus menerus untuk mencapai kesembuhan tidak bisa sekali obat langsung sembuh ini yang mungkin perlu kita terima rezeki kesembuhan ini dari Allah dan Allah memberikannya sesuai dengan kebijaksanaan Allah.

Agar latihan terasa ringan dan mudah.
Diantara upaya untuk memudahkan latihan pasien stroke seperti saya itu diberikan alat bantu yang mempermudah gerakan. maksud saya begini jadi untuk menggerakkan sebuah jari pasien stroke yang belum bisa menggerakkan daripada awal-awalnya itu adalah pekerjaan yang berat dia harus menarik nafas kuat-kuat untuk memasukkan oksigen sebanyak-banyaknya kemudian memaksakan menggerakkan jarinya itu dengan sekuat tenaganya dengan menghentakkan sampai ke dadanya dengan gerakan otot yang maksimal di dada akhirnya jari bisa bergerak sedikit. ini awal gerakan kalau sudah bisa gerak sedikit maka ini adalah modal dilatih terus untuk bisa menggerakkan gerakan yang lebih banyak. untuk anggota badan yang besar di tangan dan kaki menggerakkannya juga berat untuk gerak sedikit saja butuh pengerahan tenaga yang maksimal dada seperti kita akan mengangkat benda yang berat. untuk itu agar latihan bisa berlangsung udah dan ringan perlu dibantu dengan alat-alat. salah satunya yang aku rasakan banyak membantu Untuk meringankan latihan yaitu Bandulan. saya tancapkan buah paku di atas posisi kaki nancep di plafon atap Kemudian dari paku kita pasang tali rafia kemudian sebuah sarung diikat oleh tali rafia tersebut, Nahdi sarung itu tangan kita dimasukkan ke dalamnya sehingga terangkat, maka tangan kita akan mudah kan ke kanan dan ke kiri. ini membantu banget karena tangan tidak harus mengangkat ke atas cukup menggerakkan ke kanan dan ke kiri nanti pasien akan merasa sudah menggerakkan tanya cukup besar ke kanan dan ke kiri dan ringan karena tidak harus mengangkat ke atas hasilnya pasien akan suka berlatih itu dia menggerakkannya 10 kali atau 20 kali atau 50 kali sekehendak hati. kalau sudah berlatih biasanya hari berikutnya sudah ada peningkatan kekuatan otot yang berarti.
untuk latihan kaki juga demi dibuatkan Bandulan sebagaimana tangan maka kaki juga akan akan berlatih dengan lebih mudah dan hasilnya kita akan cepet bisa bangkit.

Comments

Popular Posts