Ingin Cartridge Printer Awet dan Tahan Lama? Ini dia caranya.

Ada baiknya kita lebih dahulu paham cara kerja Cartridge Printer bekerja, dengan kita memahami tentang cara head, Cartridge bekerja, kita akan lebih mudah memahami cara memeliharanya.

Bagian penting cartridge
 adalah head, Head berguna untuk jalan keluar dan sekaligus mengatur keluarnya tinta.
 Sedangkan Catrdige dendiri adalah wadah penampungan tinta.

Di dalam printer Canon maupun HP sering keduanya digabungkan yaitu head dan Cartridge terpadu menjadi satu bagian. Sedangkan pada printer Epson sering dipisahkan antara head dengan Cartridge mendadi bagian yang mandiri.

Pada saat printer diperintah untuk mencetak, maka printer anak memerintah perangkat-perangkatnya untuk melaksanakannya termasuk kepada head printer untuk melakukan pencetakan. Head akan mengaktifkan filamen pemanas untuk mengatur keluarnya tinta. Kapan, seberapa dan tinta warna  apa yang harus dikeluarkan untuk membentuk sebuah gambar / tulisan. Jadi prinsip kerjanya adalah dengan cara memanaskan tinta, tinta yang panas menjadi lebih encer dan menjadi mudah di semprotkan melalui lubang nozzle yang sangat kecil. Pemanasan yang lama dan berlebihan akan membuat catrid menjadi panas, apalagi kalau tintanya kosong akan menyebabkan pemanasan yang lebih banyak lagi karena tinta printer itu juga berfungsi sebagai media pendingin.

Pemanasan head cartridge yang berlebihan ini bisa disebabkan oleh:

1. Mencetak dalam jumlah banyak dan diselingi jeda.
2. Dalam keadaan tinta habis pencetakan tetap berlangsung.

Penyebab lain kerusakan cartridge canon dan Hp :

1. Tinta tertentu (warna) jarang digunakan, sehingga nozzle menjadi buntu karena tinta mengering disana, dan menyebabkan pemanasan berlebih karena tidak tinta yang masuk, karena nozzle macet.
2. Tinta warna tertentu habis dan belum di isi ulang, menyebabkan pemanasan berlebih pada head dan sehingga chip di head bisa terbakar.

Dari bebarapa hal diatas agar Cartridge Printer Tahan Lama dapat perhatikan hal-hal berikut ini:

1. Jangan mencetak dalam jumlah banyak langsung tanpa henti, tapi kasih jeda tiap 4 lembar (cetak foto), 10 lembar (cetak text)  beberapa saat, Istirahat tidak perlu lama, sekedar memberi kesempatan suhu head turun.
2. Segera isi ulang tinta yang habis, lebih baik, sebelum habis sudah diisi tinta lagi.
3. Gunakan printer untuk mencetak pada semua warna secara rutin minimal 3-5 hari sekali. Mencetak boleh sedikit tapi rutin dan menggunakan seluruh warnanya.
4. Tidak disarankan berganti merk tinta, karena sifat dan karakteristik masing-masing merk tinta bisa jadi berbeda dan dikhawatirkan campurannya bisa mengendap atau menggumpal sehingga akan menyebabkan penyumbatan pada nozzle.
5. Pada printer Infus, pastikan tintanya mengalir lancar menuju ke Cartridge, jangan sampai ada gelembung udara atau tersumbat.
6. Sebaiknya jangan mengisi tinta terlalu penuh yang akan menyebabkan head bocor karena tekanan yang terlalu kuat
7. Jangan terlalu sering on dan off printer. Langkah seperti itu akan memboroskan tinta dan membuat busa penampung limbah tinta akan cepat penuh.
8. Matikanlah printer dari tombol power pada printer, jangan mencabut kabel powernya langsung agar printer melakukan shutdown sebagaimana mestinya, Seperti membersihkan tinta sisa pada head dan menutupnya untuk menghindari penyumbatan. Dengan menekan tombol power pada printer, maka hal-hal penting tersebut akan dilaksanakan oleh printer.
9. Gunakan kertas yang bagus, bersih dan sesuai kualitasnya.
.


Comments

Popular Posts